android

Cara Backup Data Andorid Melalui Recovery

Cara Backup Android

Kalau dulu ponsel jadul kita hanya perlu backup data kontak di SIM atau menjadikannya file vcf di penyimpanan. Baik eksternal maupun internal. Karena ponsel jadul, apalagi yang lebih penting dari itu. Namun sekarang backup data android rasanya penting sekali.  Artikel ini akan menunjukan cara backup data pada Android mengunakan Recovery (TWRP, CWM, atau Philzz).

Data-data itu tentu penting. Bayangkan jika itu hilang, tentu kita akan menyesal dan berpikir kenapa tidak backup terlebih dahulu. Kalau sudah hilang mana sempat. Jadi biasakanlah backup data Android yang ksmu rasa penting. Untuk file poto dan video, tentu kita sudah sering menyimpan salinannya pada komputer. Itu pun kalau punya.

Data kita penting

Atau kita bisa menggunakan penyimpanan awan, cloud storage untuk menyimpan data-data yang tidak terlalu besar. Misal dokumen, naskah tulisan, dan lain-lain. Tergantung, bisa saja kita simpan file poto dan video.  Namun bagaimana cara membackup aplikasi (bisa game, aplikasi utility, atau editor poto,) terutama pada android yang sudah kita instal dengan susah payah.

Mungkin kita bisa menyimpan mentahan aplikasi tersebut pada komputer. Lalu kembali menginstalnya bila tiba-tiba saja android terpaksa harus reset ulang. Misal terkena bootloops atau upgrade custom rom. Bisa saja, asal tidak mengeluh pegel, dan ribet karena harus memasang satu-satu lagi.  

Baca Juga  Mengatasi Pop Ads Malware pada Smartphone

Apalagi untuk yang suka modifikasi ponselnya, developer amatir yang suka mencoba semua custom mod pada androidnya [smile]. Misal suka sering ganti custom rom, flash ini itu, sehingga otomatis data androidnya pasti terhapus.    Kamu jelas sekali perlu backup data terlebih dahulu.

Ada banyak metode untuk backup data pada ponsel itu sendiri. Dan dari banyak itu DPX akan mengasih tahu metode backup menggunakan recovery custom. Metode ini untuk Android yang telah melakukan proses rooting dan memasang custom recovery, baik itu cwm, phillz, twrp, 4Ext touch, dan lain-lain. 

Langkah ini hanya untuk membackup datanya saja, tidak keseluruhan (system+data+boot.img). Hanya data yang berupa aplikasi, setingan akun, kontak, data phone call, sms, dan semacamnya. Ini mungkin khusus untuk pengguna android yang sering terkena bootloop. 

Cara Backup data Android

Ini langkahnya:

  • Masuk recovery. Sudah pasti tahu dong caranya masuk recovery custom rom. Biasanya ketika kita menekan tombol power terdapat pilihan reboot, lalu masuk ke recovery atau bootloader. Pilih reboot ke recovery. Kalau kita tidak bisa mengakses pilihan tersebut bisa menggunakan cara manual masuk recovery mode. Dengan menekan tombol power+volume bawah, untuk pengguna samsung, tombol power+volume bawah+> Home. 
  • Setelah masuk recovery pilih opsi backup/restore 
backup android
  • Setelah proses tersebut pilih opsi advanced backup. Kita hanya akan membackup datanya saja. (Bila ingin membackup keseluruhan tinggal pilih opsi backup paling atas)
Baca Juga  Cara Pasang TWRP dan Root Samsung Galaxy J5
backup androids
  • Kita lihat ada opsi backup boot (maksudnya kernel, boot.img) system (systemnya saja), data dan cache. Kita pilih data.
backup android
  • Processing…
  • Done
backup androids

Setelah selesai, kembali ke menu awal lalu pilih reboot untuk menghidupkan kembali android. File dan data-data kamu sudah terbackup. Kamu bisa melihat keberadaan file backup tersebut , lewat folder penyimpanan, pada sdcard/internal, pada folder clockworkmod>Backup>data.

Cara Restore data pada Android

Nah lantas bagaimana untuk mengembalikan data yang sudah kita backup? Jawabanya untuk restore sendiri bisa kita ulangi dari awal. Pilih backup/restore lalu pilih opsi restore>advanced> lalu pilih data. Gampang kan?

Sekian cara pintar backup data melalui recovery.

Verification: 10ef2348b5c96cd8