Salah satu fitur yang paling dicari oleh pengguna ponsel adalah kamera. Kamera ponsel tidak hanya berfungsi untuk mengabadikan momen, tetapi juga untuk mengekspresikan kreativitas dan gaya hidup. Oleh karena itu, produsen ponsel terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan kamera ponsel.
Salah satu inovasi terbaru yang sedang tren adalah kamera periskop. Kamera periskop adalah jenis kamera yang memungkinkan ponsel untuk memotret obyek yang berada di jarak yang jauh dengan hasil yang tajam dan detail. Kamera periskop ini berbeda dengan kamera telephoto biasa yang umumnya terdapat di ponsel.
Apa itu kamera periskop dan bagaimana cara kerjanya? Simak penjelasannya di bawah ini.
Apa itu kamera periskop?
Kamera periskop pada ponsel mengacu pada unit kamera yang memposisikan sensor gambar dan susunan lensa ke arah samping. Hal ini dilakukan dengan menggunakan sistem cermin prisma untuk membelokkan cahaya dari obyek ke sensor. Dengan demikian, fokus kamera bisa diperpanjang tanpa harus menambah ketebalan ponsel.
Kamera periskop ini bertujuan untuk menambah kemampuan ponsel agar mampu membidik obyek-obyek di jarak yang jauh. Sebelum kamera ini mulai diterapkan, ponsel-ponsel hanya memiliki tingkat “zoom optis” telephoto paling banter 3x. Dengan menggunakan perangkat kamera ini, angkanya bisa meningkat hingga 10x, bahkan hingga 100x menggunakan pembesaran digital.
Perbedaan kamera periskop dengan kamera telephoto biasa

Kamera periskop sebenarnya merupakan jenis telephoto, yaitu kamera dengan lensa yang memiliki focal length panjang sehingga bidang pandangnya sempit dan mampu membuat obyek di kejauhan tampak dekat. Bedanya, periskop memiliki focal length jauh lebih panjang dibandingkan lensa telephoto biasa yang umumnya terdapat di ponsel.
Baca juga artikel lain pada droids.id:
Focal length kamera periskop bisa mencapai 250 mm (ekuivalen full-frame), atau 10x lebih besar dibandingkan focal length kamera utama ponsel yang biasanya berada di kisaran 23-28 mm. Sementara, kamera telephoto reguler biasanya memiliki focal length di kisaran 50 mm atau 2x dibanding kamera utama, hingga 80 mm atau 3x dibanding kamera utama.
Dari perbandingan focal length dengan kamera utama itulah asal muasal tingkat “zoom” 2/3x untuk kamera telephoto biasa dan hingga 10x untuk kamera periskop. Perlu dicatat bahwa istilah “zoom” di sini sebenarnya salah kaprah karena semua lensa di kamera ponsel merupakan jenis fixed alias memiliki focal length tetap, tidak bisa diubah. Kalaupun ada tingkat zoom perantara, mekanisme zooming dilakukan dengan pembesaran digital, bukan dengan zoom mekanik di lensa.
Kelebihan dan kekurangan
Kelebihan utama dari kamera periskop adalah kemampuannya untuk memotret obyek yang berada di jarak yang jauh dengan hasil yang tajam dan detail. Kamera jenis ini juga bisa menghasilkan efek bokeh yang lebih dramatis karena memiliki aperture yang lebih besar. Selain itu, kamera jenis ini juga bisa mengurangi distorsi gambar yang sering terjadi pada kamera telephoto biasa.
Namun, kamera periskop juga memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah ukuran sensor yang lebih kecil dibandingkan kamera utama. Hal ini berpengaruh pada kualitas gambar, terutama pada kondisi cahaya yang kurang. Teknologi Kamera ini juga cenderung lebih rentan terhadap goresan dan debu karena menggunakan cermin prisma. Selain itu, kamera jenis juga membutuhkan teknologi stabilisasi gambar yang lebih canggih untuk menghindari blur akibat getaran.
Contoh ponsel dengan kamera periskop
Beberapa contoh ponsel yang sudah menggunakan teknologi kamera periskop adalah:
- Huawei P50 Pro: memiliki kamera utama 50 MP, kamera ultrawide 13 MP, lensa periskop 64 MP dengan optical zoom 3.5x dan lossless zoom 7x, dan kamera B&W 40 MP.
- Vivo X70 Pro: memiliki kamera utama 50 MP, dua lensa telephoto, satu 12 MP dengan kemampuan 2x optical zoom dan 8 MP dengan skema periskop yang dapat mengambil gambar secara optik sampai 5 kali.
- Xiaomi 12S Ultra: memiliki kamera utama 50 MP, kamera periskop 48 MP dengan optical zoom 5x dan digital zoom 120x, dan kamera ultrawide 48 MP.
- Samsung Galaxy S23 Ultra kamera periskop 10 MP (OIS). Diklaim dengan perbesaran 10 kali secara optical atau sebanyak 100 kali secara digital.
Kesimpulan
Kamera periskop adalah jenis kamera yang memungkinkan ponsel untuk memotret obyek yang berada di jarak yang jauh dengan hasil yang tajam dan detail. Kamera ini berbeda dengan kamera telephoto biasa yang umumnya terdapat di ponsel. Persikop memiliki focal length jauh lebih panjang dan menggunakan sistem cermin prisma untuk membelokkan cahaya dari obyek ke sensor. Kamera periskop memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli ponsel dengan fitur ini.
